Langsung ke konten utama

ADA APA dengan PELAKOR?



dpbbm2017.com


Asal usul munculnya Pelakor.

  • Kedekatan seorang wanita dengan pria yang sudah beristri urusan pekerjaan atau bukan. Makan bareng, pulang dan pergi bersama.
  • SMS atau Wa yang intens.
  • Banyak saksi atas kedekatan itu.
  • Ditemukan pemberian barang spesial.
  • Kedekatan berbanding lurus dengan informasi retaknya rumah tangga seseorang yang dekat Pelakor.


Dan dalam islam, ulama lebih membahas mengenai masalah Pebinor daripada Pelakor. Kenapa???
Karena sejatinya pria itu diciptakan sebagai Qowwam bagi perempuan karena Allah Azza Wa Jalla telah memberikan kelebihan pada pria berupa kesempurnaan akal dari perempuan yang lebih banyak menggunakan perasaan = baper 😅
Pria juga diberikan kelebihan dalam hal fisik dari perempuan.
Karena hal tersebut di atas, pria sangat berkuasa atas dirinya sendiri dan sangat mudah baginya untuk bersikap tegas karena kesempurnaan akalnya.

Dan pria yang merebut istri orang disebut Takhbib, Ad-Dzahabi mendefinisikan takhbib,

إفساد قلب المرأة على زوجها

”Merusak hati wanita terhadap suaminya.” (al-Kabair, hal. 209).


Jika sampai ada perempuan lain yang bisa merebut hatinya dan memalingkannya dari istri sahnya, berarti ia termasuk pria yang :

  1. Tidak tegas. Tegas dalam sikap dan memutuskan hal - hal yang baik dan yang buruk. Saat seorang pria tidak memberikan harapan kepada wanita lain, maka tidak akan terjadi yang disebut Pelakor.
  2. Menganggap remeh fitnah wanita. Ia menganggap biasa saja berteman bahkan berakrab - akrab dengan wanita yang bukan mahramnya padahal itu dilarang.
  3. Pria yang dapat direbut Pelakor adalah pria yang berkhianat pada Akadnya. Ia telah melanggar janji pernikahannya dengan Allah Azza Wa Jalla.
  4. Tidak menjaga ADAB pergaulan dengan lawan jenis.
  5. Niat menjalankan Sunnah dengan jalan Bid’ah. Pria yang ingin berpologami namun dengan jalan tidak syar’i maka akan menimbulkan banyak permasalahan dikemudian hari. Janganlah sampai ingin menyelamatkan JANDA namun membuat JANDA baru.


Bagaimana cara menghadapi Pelakor atau Pebinor:
  1. Waspada kepada Pelakor dan Pebinor.
  2. Menjaga keberkahan dalam rumah tangga, mencegah pengaruh setan dalam konflik, selalu dekatkan diri pada Allag Azza Wa Jalla.
  3. Menjalankan hak dan kewajiban semaksimal mungkin, agar tidak terjadi ketimpangan.
  4. Mengetahui kebutuhan dasar suami dan istri. Suami = Sex dan harga diri. Istri = keamanan dan kenyamanan.
Berikanlah dan penuhilah kepada pasangan kita semaksimal mungkin apa yang menjadi kebutuhan dasar.
Contoh :
Kebutuhan dasar harga diri bagi suami.
Seorang istri hendaklah izin terlebih dahulu jika ingin keluar rumah. Bukan hanya memberi info saat kita sudah di luar rumah. Tapi sebelum isteri pergi.

Walaupun isteri memiliki kedudukan, pendidikan, pengetahuan di atas suami. Maka baiknya tetaplah bermusyawarah atau meminta pendapat suami dalam memutuskan sesuatu.

Contoh keamanan dan kenyamanan isteri :
Suami tak boleh main tangan dan asal bentak pada isteri karena hal itu menyebabkan ketidaknyamanan isteri.
Ketika satu sisi suami tak bisa memberi kenyamanan pada isteri, berikanlah kenyamanan pada sisi yang lain dengan cara yang lain.

Semoga apa yang saya sarikan dari kajian "ADA APA dengan PELAKOR?" bersama ustad Bendry ini dapat bermanfaat. Terkhusus bagai saya dan keluarga pribadi.


#rumahtangga #pelakor #pebinor #takhbib #writtingchalenge #iipBekasi #RumbelLiterasi

Komentar

  1. Sangat bermanfaat mba, semoga kita semua dijauhkan dari cobaan seperti itu, aamiin :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendengar Yang Baik

Selasar.Com Postingan ini, harusnya bisa tayang tgl 2, tapi karena satu dan lain hal, saya belum bisa selesaikan. Langsung yoo… Kebutuhan perempuan untuk bicara lebih banyak dari pria memang sudah menjadi kodrat. Bagi seorang istri yang tidak tersalurkan untuk berbicara, maka kondisi secara psikologisnya akan terganggu. Dan jika ia telah memiliki anak, maka tidak menutup kemungkinan jika ia dapat bertindak kasar pada anak sebagai jalan pelampiasan dari psikologis yang terganggu. Menjadi pendengar yang baik tanpa memotongnya pembicaraan istri, akan membuat kehidupan rumah tangga menjadi sangat baik. Allah Subhanahu Wa Ta'ala, menciptakan satu mulut dan dua telinga agar menjadikan kita lebih mendengar daripada berbicara. Seorang Pria tak perlu banyak bicara dan banyak menasehati istrinya, cukup dengan menjadi pendengar yang baik, maka apapun yang ia katakan akan didengar oleh istrinya. Karen berbicara puluhan ribu kata merupakan kebutuhan batin seorang istri seba...

Pasangan Toxic Pertahankan atau Lepaskan?

  Pasangan Toxic, Pertahankan atau Lepaskan? Beberapa waktu yang lalu beredar luas di dunia Maya dan pertelevisian mengenai pasangan artis yang menjadi korban KDRT dan membuat geger se-Indonesia juga membuat geram sekaligus takut, terutama bagi mereka yang belum menikah atau mereka orang tua yang hendak akan menikahkan anaknya. Bagi yang belum menikah, maka seleksi calon pasangan baik itu kepada calon istri atau suami sangat diperlukan. Mengenal pasangan bertahun-tahun dengan metode pacaran dengan dalih untuk bisa mengenal lebih baik sang calon maka hak tersebut tidak tepat karena selama apapun kita bersama pasangan tidak halal tidak akan pernah ia menampakkan sifat aslinya kepada kita.  Bagi pasangan yang baru menikah saja, pada kebanyakan orang, tiga bulan pertama pernikahan itu adalah masih masa-masa indah pernikahan lalu, setelah melalui tiga bulan pertama maka, setiap diri akan mulai menunjukkan sifat asli masing-masing dan itu pun kita masih belum mengenal dengan baik pa...

Flash Fiction 1

BAJU KESAYANGAN SUAMI Rini, istri penurut meski begitu ia juga berani beragumen terhadap pendapat atau tindakan suami yang tak bisa ia terima. Seperti bernada tinggi saat menasehati untuk hal sepele. Rini, menyayangi suami yang dipandangnya sangat gagah dan menarik itu, dengan tubuh tinggi besar dan berkulit bersih. Dan Rini  juga seorang perempuan yang menjaga penampilannya. Dan ia juga ingin suaminya bersikap yang sama. Namun, Rini sebal pada sikap suaminya yang sering tak hiraukan penampilannya, rambutnya sering ia biarkan gondrong hingga terlihat menggulung – gulung karena ikal. Belum lagi kaos oblong usang dan bolong yang sering dipakai suaminya saat dirumah. “Ahhh...” Rini sering mengelus dada saat memandang suaminya jika di rumah. “Ah...seandainya ia bisa lebih rapih tentu aku akan sangat senang dan bersemangat saat bersamanya.” Rini membatin. Saat kaos oblong suaminya itu sudah kering dari jemuran. “Tuh..., pake tuh kaos oblongnya!” ucap Rini. “Muuuaaach......