Langsung ke konten utama

Bendungan Jatiluhur, Purwakarta



Bendungan Jatiluhur, tempat murah meriah untuk wisata keluarga, untuk masuk ke kawasan bendungan per orang 20k, anak dibawah 2th tidak bayar.
Dan untuk sewa perahu, bisa ditawar jsdi 150k, jika sekeluarga sudah penuh. Jika belum bisa gabungan dengan orang lain agar jadi lebih murah.

Pemandangan sekitar bendungan sangat menyejukan mata. Namun sayang, banyak para wisatawan yang kurang sadar menjaga kebersihan sehingga banyak sampah berserakan di area perbukitan dan pulau kecil yang dikunjungi.

Dan pihak pengelola pun kurang dalam penyediaan temoat sampah di berbagai tempat dalam kawasan.

Saat menaiki perahu, pembawa perahu akan memberi kita pilihan untuk mengunjungi restoran yang ada di seberang danau atau ke pulau kecil untuk berselfie ria.

Dan di sana ada pedagang bakso, siomay yang cocok untuk udara dingin😊.

Satu lagi jalan terjal, berbatu dan turunan tajam membuat tangan sendiri bagi saya yang senang berpetualang. Alhamdulillah anak - anak, ikut merasa seru dan tidak mengeluh sedikitpun. Bahkan saat naik perahu, dd, 2/5th tidak takut tapi malah gembira.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasangan Toxic Pertahankan atau Lepaskan?

  Pasangan Toxic, Pertahankan atau Lepaskan? Beberapa waktu yang lalu beredar luas di dunia Maya dan pertelevisian mengenai pasangan artis yang menjadi korban KDRT dan membuat geger se-Indonesia juga membuat geram sekaligus takut, terutama bagi mereka yang belum menikah atau mereka orang tua yang hendak akan menikahkan anaknya. Bagi yang belum menikah, maka seleksi calon pasangan baik itu kepada calon istri atau suami sangat diperlukan. Mengenal pasangan bertahun-tahun dengan metode pacaran dengan dalih untuk bisa mengenal lebih baik sang calon maka hak tersebut tidak tepat karena selama apapun kita bersama pasangan tidak halal tidak akan pernah ia menampakkan sifat aslinya kepada kita.  Bagi pasangan yang baru menikah saja, pada kebanyakan orang, tiga bulan pertama pernikahan itu adalah masih masa-masa indah pernikahan lalu, setelah melalui tiga bulan pertama maka, setiap diri akan mulai menunjukkan sifat asli masing-masing dan itu pun kita masih belum mengenal dengan baik pa...

Flash Fiction 1

BAJU KESAYANGAN SUAMI Rini, istri penurut meski begitu ia juga berani beragumen terhadap pendapat atau tindakan suami yang tak bisa ia terima. Seperti bernada tinggi saat menasehati untuk hal sepele. Rini, menyayangi suami yang dipandangnya sangat gagah dan menarik itu, dengan tubuh tinggi besar dan berkulit bersih. Dan Rini  juga seorang perempuan yang menjaga penampilannya. Dan ia juga ingin suaminya bersikap yang sama. Namun, Rini sebal pada sikap suaminya yang sering tak hiraukan penampilannya, rambutnya sering ia biarkan gondrong hingga terlihat menggulung – gulung karena ikal. Belum lagi kaos oblong usang dan bolong yang sering dipakai suaminya saat dirumah. “Ahhh...” Rini sering mengelus dada saat memandang suaminya jika di rumah. “Ah...seandainya ia bisa lebih rapih tentu aku akan sangat senang dan bersemangat saat bersamanya.” Rini membatin. Saat kaos oblong suaminya itu sudah kering dari jemuran. “Tuh..., pake tuh kaos oblongnya!” ucap Rini. “Muuuaaach......

Game2 #10

Aqila 4th, alhamdulillah sudah mandiri dalam beberapa hal, seperti mandi, pakai baju dengan pilihannya sendiri😁, sisiran, bedakan dan juga tidur sendiri. Meski kadang2 masih minta dikeloni. #Level2 #BunsayIIP #MelatihKemandirian #Tantangan10hari