Langsung ke konten utama

Postingan

YANG BERAT ITU BERJALAN KE MASJID NAK!

Nak, banyak pria yang sanggup mendaki gunung tinggi Namun tak sanggup ke masjid yang dekat Banyak pria yang bisa berkeliling dunia Namun belum bisa ke masjid Banyak yang sedang sehat namun tak sanggup ke masjid Tapi banyak orang tak sehat yang mampu ke masjid Saat waktu luang, ia habiskan untuk istirahat Saat waktu sempit ia berdalih sibuk mencari nafkah Yang berat itu berjalan ke masjid Saat hujan kau bilang malas nanti basah, Allah memudahkan kok Namun saat futsal kau semangat,  sehat itu harus dicari Nak, engkau adalah kaum adam, jangan kau pikirkan fisik saja tanpa lihat ruh Karena dunia jangan kau abaikan akhiratmu Kau adalah pemimpin keluargamu kelak, Kemanakah kau membawa mereka, jika ke masjid saja tak pernah kau datangi? Membangun shalat berjamaah saja sulit, bagaimana membangun tumah tangga? Sudah berapa jauh engkau melangkah, berapa banyak tujuanmu tercapai? Adakah ke masjid jadi salah satunya? Sungguh, yang berat itu adalah jalan ke masjid, ber...

BALASANMU 4

Abas merasa kecewa sekali, karena ia tak bisa membawa kelompoknya untuk menang, namun rasa penasaran untuk tahu apa kekurangannya sehingga tak memang, membuat Abas menemui panitia dan psra juri. Para juri melihat dan menilai jika kelompok Abas sudah sangat bagus dan baik sekali namun memiliki satu kekurangan, yaitu kurang kompak. Para juri berpendapat jika sebuah kelompok berkompetisi, maka salah satu penilaian yang besar adalah kekompakan dalam kelompok. Abas tak mengerti, seingatnya ia sudah membuat kelompoknya menjadi sangat kompak dan ia oun sudah meninggalkan dendamnya pada Ranti. “Pak, jika menurut pak Amru dan pak Rudy kelompok saya tidak kompak, di bagian apa tidak kompaknya?” cecar Abas. “Ehm..., jadi kamu tidak ingat ya?” sahut salah satu juri yang berbadan gemuk pendek bernama Rudy. “Iya” “Sewaktu praktek sains berlangsung, ada seorang siswi berjilbab panjang yang mencoba membantu kamu, tapi kamu tolak mentah – mentah dan kamu berucap jika kamu bisa sendiri tanpa ban...

Balasanmu 3

Hari perlombaan tiba, semua siswa dan siswi yang diikutkan lomba telah siap untuk berjuang membawa nama baik sekolah. Begitu juga dengan Ranti, Abas dan timnya. Selama berlomba Abas meninggalkan dendamnya pada Ranti, ia merasa nama baik dirinya sebagai siswa terganteng dan berprestasi di sekolah dipertaruhkan, jika kalah lomba akan membuat dirinya ditertawakan bsnyak orang termasuk para mantan pacarnya. Selama perlombaan praktikum Sains, Ranti merasa heran dengan perubahan pada diri Abas, tak seperti biasa hari ini sejak pagi hingga praktek sains, Abas menjadi pribadi yang lain. Ia tak mengganggu Ranti sama sekali. Saat Ranti melihat Abas sibuk melakukan percobaan, diam – diam Ranti memperhatikan Abas. Ranti mengagumi kepandaian, kepintaran dan kepiawaiannya dalam memimpin kelompok mereka. “Astaghfirullah” Ranti cepat menepis pikirannya. Ia tak boleh jatuh cinta pada Abas. Ia tak mau terjebak dalam kubangan dosa. Pengumuman lomba Ranti dan kelompoknya merasa sangat dag dug d...

BALASANMU 2

Pengiriman siswa dan siswi berprestasi dalam Olimpiade Sains siswa – siswi yang dikirim diantaranya adalah Ranti dan Abas. kesempatan ini Abas pergunakan untuk membalas sakit hatinya Ranti. Dari hari pertama latihan hingga dua hari jelang olimpiade , Abas selalu membully Ranti, dari mulai penampilan Ranti hingga jawaban latihan soal sains Ranti yang salah tak luput dari ejekan Abas. Abas pernah hampir membuat Ranti menangis karena sengaja membuat Ranti tersandung dan jatuh tersungkur tepat di hadapannya oleh Anto dengan menyengkat kaki Ranti. Abas tersenyum puas melihat Ranti jatuh dan ditertawakan oleh semua siswa dan siswi saat jam istirahat. “Ranti, bangunlah! Tidak perlu sampai sujud begitu jika mau jadi pacarku” Abas dan genknya tertawa diikuti lainnya. Bahkan langsung ada yang bilang “Muna loe Ranti! Sok suci!” “Huuuuu...!!!” sorak para mantan pacar Abas. Ranti menangis, ia tak sengaja tersungkur di hadapan Abas, gadis cantik berjilbab itu tahu yang wajib diberi sujud ...

BALASANMU

Matanya selalu menatap dengan tajam, Ranti sampai salah tingkah harus bagaimana mengahadapi tatapan Abas setiap harinya. Sudah berulang kali Abas menembak Ranti untuk jadi pacarnya, namun berulang kali juga Ranti menolaknya. Setelah pernyataan cinta Abas yang kelima kalinya, sikap Abas berubah, ia jadi dingin, kasar dan selalu menatap tajam pada Ranti. Kadang Ranti merasa takut pada sikap Abas, namun gadis berjilbab panjang itu coba untuk tak menghiraukannya. Ranti memang gadis yang cantik dengan hidung mungil namun mancung, tubuh tinggi dan proposional ditambah kulit kuning langsatnya membuat Ranti disukai oleh banyak teman sebaya laki - lakinya bahkan kakak kelas di sekolah seperti Abas. Tetapi keyakinan Ranti jika pacaran itu tak boleh, membuat Ranti mantap menolak siapa saja yang menembaknya untuk dijadikan pacar. Gadis manis keturunan Sunda dan Padang itu tak mau dirinya seperti layang - layang, yang dengan mudah dimainkan, setelah rusak maka digantikan dengan yang baru d...

PENANTIAN KEDUA dan KETIGA

Setelah hampir lima tahun menunggu, kini aku dan suami menunggu kembali untuk bisa melihat buah hati kami. Namun proses persalinan tidak berjalan sesuai HPL dari dokter. Saat pemeriksaan terakhir aku belum mengalami rasa mulas yang rutin hanya sesekali saja, dan baru pembukaan satu. Karena belum ada tanda saat HPL Hari Prediksi Lahir . Melihat aku sudah pembukaan satu ditambah dengan riwayat bayi mahal yang seperti dr. Puji katakan padaku, ia memintaku masuk kamar agar kondisiku juga kandungan dapat terpantau. Namun entah kenapa ada rasa takut muncul. “Jika nanti aku tidak mulas juga, aku takut akan diinduksi dan setelah diinduksi tidak lahir – lahir, maka proses selanjutnya bisa di pastikan Sesar” ucapku pada diri sendiri. Kemudian setelah menghubungi suamiku yang masih ada di kantornya, aku sampaikam pada suster jika aku ingin menunggu mules normal hingga seminggu ke depan. Jika tidak ada tanda – tanda melahirkan, aku siap jalani operasi. Namun aku berharap dan berdoa agar bisa ...

Aku6

#AKU6 Usai periksa ke dokter dan dokter pun memberi ucapan selamat padaku dan berkata “Anak mahal ini bu, dijaga ya bu” MasyaAllah......, rasanya percaya tak percaya. Aku langsung memberi kabar teman – teman mengajar di group WA. Dari sekolah tempat mengajar ke rumah sakit, aku menggunakan motor, karena jika mengajar aku mengendarai motor. Tapi ketika aku tahu setelah pemeriksaan ternyata hamil, aku bingung dan takut, “Duuuh, pulangnya naik apa yak? Masa naik taxi? Motor gimana ya?” tanyaku dalam hati. “Ya Allah, lindungilah hamba” setelah berdoa aku yakin untuk pulang naik motor. Motor ku bawa dengan pelan sekali dan karena sudah malam aku harus lebih memperhatikan jalan jika ada polisi tidur atau jalan berlubang. Dan sepanjang perjalanan pulang dari rumah sakit ke rumah, rasa haru karena bahagia dan syukur memenuhi dadaku. Namun masih ada rasa tak percaya atas karunia ini. “Ya Allah, Alhamdulillah”. Suami tahu aku ke rumah sakit namun tahunya hanya akan mengambil hasil tes te...