Langsung ke konten utama

NHW#2

“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”✅📝
a. Sebagai individu
b. Sebagai istri
c. Sebagai ibu


untuk menjadi ibu professional, saya membuat beberapa indikator. dan sebelum menjadi ibu professional tentunya saya harus menjadi individual professional, istri yang professional. berdasarkan materi yang telah diberikan, Alhamdulillah membuat saya bertambah semangat untuk memperbaiki diri.

indikator yang ingin saya capai mulai hari ini hingga 3 bulan mendatang, lalu evaluasi.
a. sebagai individu
~ melaksanakan jadwal harian yang saya buat. dari mulai bangun hingga tidur.
jadwal harian :
03.00 - 04.00 = tahajud, belajar
04.01 - 05.00 = shalat subuh, tilawah, doa
05.01 - 07.00. = masak, menyiapkan suami kerja (pakaian, makan dan bekal)
07.01 - 08.00. = belanja sayur, mandikan anak2, mandi sendiri.
08.01 - 09.00. = makan pagi
09.01 - 10.00. = aisyah, qila main, ummi tilawah / baca buku.
10.01 - 12.00. = anak tidur, ummi nulis / masak.
12.01 - 13.00. = shalat, maksi
13.01 - 14.00. = main bersama
14.01 - 15.00. = istirahat / tidur
15.01 - 16.00. = makan buah, mandi, shalat
16.01 - 17.00. = masak makan malam
17.01 - 18.00. = makan, shalat
18.01 - 19.00. = tilawah, Muroja'ah
19.01 - 20.00. = bersih2, shalat isya
20.01 - 21.00. = baca cerita, tidur

dari jadwal diatas yang masih anak sulit dilaksanakan adalah bangun tahajud. karena kondisi anak selalu minta nyusu :-) dan akhirnya ketiduran lagi.

b. sebagai istri
lebih mentaati perintah suami tanpa terlalu banyak tanya. mulai sekarang hingga 3 bulan kedepan sampai evaluasi.

c. memberikan lebih banyak waktu bersama, membuat sesuatu yg menarik baik permainan, makanan. lebih sabar lagi. mulai sekarang hingga 3 bulan kedepan. sampai evaluasi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasangan Toxic Pertahankan atau Lepaskan?

  Pasangan Toxic, Pertahankan atau Lepaskan? Beberapa waktu yang lalu beredar luas di dunia Maya dan pertelevisian mengenai pasangan artis yang menjadi korban KDRT dan membuat geger se-Indonesia juga membuat geram sekaligus takut, terutama bagi mereka yang belum menikah atau mereka orang tua yang hendak akan menikahkan anaknya. Bagi yang belum menikah, maka seleksi calon pasangan baik itu kepada calon istri atau suami sangat diperlukan. Mengenal pasangan bertahun-tahun dengan metode pacaran dengan dalih untuk bisa mengenal lebih baik sang calon maka hak tersebut tidak tepat karena selama apapun kita bersama pasangan tidak halal tidak akan pernah ia menampakkan sifat aslinya kepada kita.  Bagi pasangan yang baru menikah saja, pada kebanyakan orang, tiga bulan pertama pernikahan itu adalah masih masa-masa indah pernikahan lalu, setelah melalui tiga bulan pertama maka, setiap diri akan mulai menunjukkan sifat asli masing-masing dan itu pun kita masih belum mengenal dengan baik pa...

Flash Fiction 1

BAJU KESAYANGAN SUAMI Rini, istri penurut meski begitu ia juga berani beragumen terhadap pendapat atau tindakan suami yang tak bisa ia terima. Seperti bernada tinggi saat menasehati untuk hal sepele. Rini, menyayangi suami yang dipandangnya sangat gagah dan menarik itu, dengan tubuh tinggi besar dan berkulit bersih. Dan Rini  juga seorang perempuan yang menjaga penampilannya. Dan ia juga ingin suaminya bersikap yang sama. Namun, Rini sebal pada sikap suaminya yang sering tak hiraukan penampilannya, rambutnya sering ia biarkan gondrong hingga terlihat menggulung – gulung karena ikal. Belum lagi kaos oblong usang dan bolong yang sering dipakai suaminya saat dirumah. “Ahhh...” Rini sering mengelus dada saat memandang suaminya jika di rumah. “Ah...seandainya ia bisa lebih rapih tentu aku akan sangat senang dan bersemangat saat bersamanya.” Rini membatin. Saat kaos oblong suaminya itu sudah kering dari jemuran. “Tuh..., pake tuh kaos oblongnya!” ucap Rini. “Muuuaaach......

Game2 #10

Aqila 4th, alhamdulillah sudah mandiri dalam beberapa hal, seperti mandi, pakai baju dengan pilihannya sendiri😁, sisiran, bedakan dan juga tidur sendiri. Meski kadang2 masih minta dikeloni. #Level2 #BunsayIIP #MelatihKemandirian #Tantangan10hari